Post Details

research
  • 01 Nop 2026

Rapat Persiapan Awal Paparan Kepala Daerah dalam Innovative Government Award 2026

Bapperida Kota Bekasi Gelar Rapat Persiapan Awal Paparan Kepala Daerah dalam Innovative Government Award 2026

KOTA BEKASI – Dalam rangka mempersiapkan keikutsertaan Pemerintah Kota Bekasi pada ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026, telah dilaksanakan Rapat Persiapan Awal Paparan Kepala Daerah dalam Innovative Government Award 2026 pada Minggu, 1 November 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA) Lantai 3 Bapperida Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani No. 1, Kota Bekasi.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.11/8616/SJ tanggal 30 Oktober 2026 perihal Tahapan Penilaian Presentasi Kepala Daerah dalam Rangka Pemberian Penghargaan Innovative Government Award 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam melakukan koordinasi dan konsolidasi bersama perangkat daerah serta pihak terkait guna mempersiapkan berbagai kebutuhan dalam menghadapi tahapan penilaian presentasi Kepala Daerah.

Innovative Government Award (IGA) merupakan ajang penghargaan yang mendorong pemerintah daerah untuk terus mengembangkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Melalui ajang ini, berbagai upaya pembaruan dan pengembangan inovasi daerah menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, pembahasan diarahkan pada persiapan awal materi paparan Kepala Daerah, termasuk koordinasi mengenai substansi inovasi daerah, pengumpulan data dan informasi pendukung, serta identifikasi berbagai inovasi unggulan yang dapat menggambarkan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mengembangkan inovasi di berbagai sektor. Selain itu, diperlukan sinergi antarperangkat daerah agar informasi dan bukti dukung yang disiapkan dapat tersusun secara sistematis, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan tahapan penilaian.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pusat Kajian Otonomi dan Pembangunan Daerah (Puskotda) Universitas Muhammadiyah Indonesia, Dr. Ir. Haris Budiyono, M.T.; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bekasi; Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi; Direktur RSUD Jatisampurna; Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah pada Bapperida Kota Bekasi; serta Ketua Tim Kerja Inovasi.

Keterlibatan berbagai perangkat daerah dan unsur akademisi dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat proses koordinasi, memberikan masukan strategis, serta mendorong penyusunan materi paparan yang komprehensif. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi praktik-praktik inovasi yang telah dilaksanakan, capaian yang dihasilkan, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui berbagai program dan pelayanan pemerintah daerah.

Bagi RSUD Jatisampurna, keterlibatan dalam persiapan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap pengembangan ekosistem inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, khususnya dalam sektor pelayanan kesehatan. Berbagai inovasi pelayanan yang dikembangkan oleh perangkat daerah diharapkan dapat menjadi bagian dari gambaran upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui rapat persiapan awal ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dan komitmen antarperangkat daerah dalam mendukung tahapan penilaian presentasi Kepala Daerah pada Innovative Government Award Tahun 2026. Persiapan yang terkoordinasi, didukung data yang akurat, dokumentasi yang memadai, serta penyampaian substansi inovasi secara terstruktur menjadi faktor penting dalam menggambarkan perkembangan dan keberhasilan inovasi daerah.

Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong penguatan budaya inovasi sebagai salah satu upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Melalui sinergi seluruh perangkat daerah, inovasi diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Bekasi.

DIDC